DASH di MTsN 4 Surabaya

DASH di MTsN 4 Surabaya

Saling Jaga, Saling Waspada: Warga MTsN 4 Lawan 5 Bom Waktu Remaja Suroboyo!

Surabaya, 27 Februari 2026 – Kegiatan DASH (Dinamika Arek Suroboyo Hebat) pertama kali digelar di MTsN 4 Kota Surabaya pada Jumat, 27 Februari pukul 09.00-10.00 WIB dengan tujuan memberdayakan para remaja untuk mengenali dan mencegah dinamika negatif yang sering dihadapi generasi muda Surabaya.

Peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) serta pengurus kelas tampak antusias mengikuti sosialisasi yang dipandu oleh Kak Ruth Manik, lulusan Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Materi yang disampaikan meliputi bullying, OCSEA (Online Child Sexual Exploitation and Abuse), Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif), tawuran antar pelajar, serta bahaya pernikahan dini yang menjadi isu krusial di kalangan remaja saat ini.

Kak Ruth Manik menjelaskan, “Kegiatan DASH ini bertujuan membekali para pengurus OSIM dan kelas dengan pemahaman komprehensif tentang dinamika remaja Surabaya serta strategi pencegahan efektif. Mereka tidak hanya belajar mengenali bahaya, tapi juga dilatih menjadi agen perubahan di lingkungan sekolahnya masing-masing.” Tidak lupa di akhir sesi beliau juga memberikan beberapa nomor kontak bantuan psikologi yang dapat dihubungi oleh seluruh peserta.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh partisipasi, dengan para siswa aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Beberapa peserta mengaku mendapat pencerahan baru terkait bahaya OCSEA yang seringkali tidak terdeteksi orang tua dan tawuran pelajar yang masih marak di berbagai wilayah Surabaya.

Griselda, Ketua OSIM, berbagi testimoni, “Alhamdulillah kegiatan ini membuka mata saya tentang bahaya online yang selama ini saya anggap biasa saja. Saya jadi tahu cara melindungi diri dan teman-teman dari OCSEA. Kak Ruth penyampaiannya mudah dimengerti dan tidak menghakimi.”

Ibu Safi, S.Pd., salah seorang Guru BK MTsN 4 Surabaya menyampaikan kesannya, “Kegiatan DASH sangat relevan dan tepat waktu mengingat maraknya kasus bullying dan tawuran di kalangan remaja.” Beliau menambahkan bahwa materi OCSEA sangat penting karena banyak siswa yang belum aware dengan eksploitasi online. Selain itu cara Kak Ruth berhasil menyentuh hati anak-anak dengan pendekatan yang ramah dan profesional.  Harapan beliau kegiatan ini dapat menjadi program rutin tahunan.

Pembina OSIM MTsN 4 Kota Surabaya, Bapak Andi Wahyu Wiratama mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan. Menurut beliau, DASH adalah langkah preventif yang luar biasa untuk membentuk karakter siswa. Selain itu, berbekal pengetahuan dari Kak Ruth, para pengurus OSIM dan kelas diharapkan akan menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan kondusif.

Acara ditutup dengan komitmen bersama para peserta untuk menjadi agen perubahan anti-bullying, anti-OCSEA, anti-narkoba, anti-tawuran, dan anti-pernikahan dini di lingkungan sekolah dan komunitas, diiringi doa penutup dan penyerahan sertifikat apresiasi kepada narasumber.

Ikuti terus informasi terbaru dari kami di:  

Instagram: @mtsn4kotasurabaya  

Website: mtsn4sby.sch.id  

TikTok: mtsn4kotasurabaya  

Facebook: mtsn4kotasurabaya

‎Saluran WhatsApp: ‪s.id/mtsn4sby‬

YouTube : mtsn4kotasurabaya

Tinggalkan Balasan